Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dimasukkan ke dalam Portofolio Desain? Ini Aturannya

Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dimasukkan ke dalam Portofolio Desain - Freepik

Apa yang boleh dan tidak boleh dimasukkan ke dalam portofolio desain? Ini penjelasan selangkapnya yang wajib diketahui para desainer.

Sebagai seorang desainer, portofolio adalah salah satu aset paling penting dalam membangun karir kamu. 

Portofolio kamu mencerminkan kemampuan dan kreativitas kamu sebagai desainer. Namun, tidak semua pekerjaan dapat dimasukkan ke dalam portofolio kamu. 

Ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dimasukkan ke dalam portofolio desain kamu. Berikut adalah beberapa panduan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dimasukkan ke dalam portofolio desain kamu.

Baca Juga

Bolehkah Desain Pribadi di Media Sosial Dimasukkan ke Portofolio?

Apa yang boleh dan tidak boleh dimasukkan ke dalam portofolio desain?

Boleh dimasukkan ke dalam portofolio 

1. Proyek yang kamu kerjakan untuk klien

Jika kamu bekerja untuk klien, kamu biasanya memiliki hak untuk memasukkan proyek yang kamu kerjakan untuk klien ke dalam portofolio kamu. Namun, pastikan untuk meminta izin terlebih dahulu dari klien sebelum memasukkan proyek ke dalam portofolio kamu.

2. Proyek yang kamu kerjakan untuk perusahaan

Jika kamu bekerja untuk perusahaan, proyek yang kamu kerjakan untuk perusahaan tersebut dapat dimasukkan ke dalam portofolio kamu tanpa harus meminta izin terlebih dahulu.

3. Proyek yang kamu kerjakan untuk diri sendiri

Proyek yang kamu kerjakan untuk diri sendiri, seperti proyek sampingan atau proyek kreatif, dapat dimasukkan ke dalam portofolio kamu.

4. Penghargaan dan sertifikat

Penghargaan dan sertifikat yang kamu terima dalam bidang desain dapat dimasukkan ke dalam portofolio kamu. Ini menunjukkan prestasi kamu dalam karir desain.

5. Karya non-komersial

Jika kamu membuat karya non-komersial seperti seni atau ilustrasi, kamu dapat memasukkan karya tersebut ke dalam portofolio kamu.

Baca Juga

Kenapa Tidak Boleh Sembarangan Memasukkan Desain Klien ke Portofolio? Ini Alasannya

Tidak boleh dimasukkan ke dalam portofolio 

READ  5 Game Online UI UX, Bisa buat Mempertajam Keterampilan Desain

1. Proyek yang melanggar hak cipta atau kode etik

kamu tidak boleh memasukkan proyek yang melanggar hak cipta atau kode etik ke dalam portofolio kamu. Ini termasuk plagiat atau desain yang mengandung unsur diskriminatif atau merugikan kelompok tertentu.

2. Proyek yang merusak citra kamu

Proyek yang merusak citra kamu, seperti proyek yang dibuat dengan buruk atau proyek yang tidak relevan dengan bidang desain, tidak boleh dimasukkan ke dalam portofolio kamu.

3. Proyek yang rahasia atau bersifat pribadi

Proyek yang bersifat rahasia atau bersifat pribadi tidak boleh dimasukkan ke dalam portofolio kamu tanpa izin terlebih dahulu dari klien atau pihak yang bersangkutan.

4. Proyek yang tidak memiliki kaitan dengan bidang desain

Proyek yang tidak memiliki kaitan dengan bidang desain, seperti proyek yang dilakukan untuk bisnis yang tidak berkaitan dengan desain, tidak perlu dimasukkan ke dalam portofolio kamu.

Baca Juga

5 Ciri Khas Warna Wes Anderson yang Buat Filmnya Jadi Estetik

Dalam kesimpulannya, memilih konten untuk portofolio desain kamu adalah proses yang penting dan memerlukan pertimbangan yang matang. 

Kamu harus memastikan bahwa setiap karya yang kamu masukkan ke dalam portofolio kamu adalah representasi yang baik dari kreativitas dan keterampilan kamu sebagai seorang desainer. 

Selain itu, kamu harus memastikan bahwa setiap karya tersebut memenuhi aturan etika profesional dan memiliki hak untuk dimasukkan ke dalam portofolio kamu.


There is no ads to display, Please add some